Powered By Blogger
Tampilkan postingan dengan label info-info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info-info. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2012

Perjuangan Teb Di Gedung Dewan


PEJUANGAN TEB  TAK SIA-SIA
Batu merupakan salah satu tujuan wisata yang laris dikunjungi setiap tahunnya. Tidak kurang dari 500 wisatawan asing ataupun lokal mengunjungi berbagai tempat wisata yang ada di kota Batu. Seiring dengan itu, pemukiman semakin lama semakin bertambah. Mulai dari villa, wahana wisata, dan rumah penduduk yang membuat tanaman tepi jalan ditebang untuk membangun bangunan –bangunan tersebut.
Melestarikan lingkungan memang butuh perjuangan ekstra, itu terlihat dari sebuah komunitas yang berada di bawah naungan PSLK UMM yaitu TEB (Tim Ekspedisi Biokonservasi). TEB yang diketuai oleh donny mahasiswa semester tujuh jurusan biologi memang betul-betul gigih dalam melindungi lingkungan.
Tanaman tepi jalan yang tidak dianggap oleh warga dan pemerintah, membuat TEB berjuang untuk mempertahankan tanaman-tanaman tersebut dengan meminta perlindungan kepada anggota eksekutif dan legislatif pemerintahan kota Batu
Di mulai dari tahun 2000, mereka berkunjung ke kantor Walikota Batu untuk menuangkan aspirasi agar tanaman tepi jalan dilindungi oleh pemerintah. “Berharap akan menemukan jawaban, hanya sikap acuh tak acuh yang kami dapatkan,” kata dony selaku ketua TEB. Perjuangan anak-anak TEB tidak berhenti sampai di situ, karena melalui jalur formal tidak membuahkan hasil, mereka mencoba dengan cara lain yaitu berdemo di depan kantor Walikota.. Setelah menunggu sekian lama dengan tetap mengirimkan surat dan berdialog dengan anggota DPRD agar tanaman tepi jalan dilindungi, alhasil pada tanggal 31 Desember 2012 perjuangan TEB membuahkan hasil. Anggota DPRD menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) mengenai  pelindungan dan pelestarian lingkungan hidup yang di dalamnya terdapat kebijakan tentang perlindungan terhadap tanaman tepi jalan.
            Penetepan RAPERDA ini merupakan keberhasilan perjuangan TEB selama 12 tahun. Dony mengaku sangat senang dan puas karena perjuangan TEB tidaklah sia-sia. Dony berharap pada tahun 2012 nanti rancangan ini dapat segera menjadi PERDA kota Batu. (db/jo/mza/IKOM/PR/2008)

Rabu, 21 Desember 2011

Iklan Akan Jadi "Teman" Facebook Anda dan Bisa "Update" Status


    Mulai tahun depan atau tepatnya bulan Januari 2012, Facebook akan menyelipkan iklan di "News Feed" akun Facebook Anda.

Sebelumnya, Facebook telah meletakkan iklan di samping kanan tampilan Facebook. Iklan di sisi kanan ini mungkin tak terlalu menggangu saat bernavigasi di Facebook.
Apa yang terjadi ada iklan yang muncul diantara status update teman-teman Facebook Anda? Tentu ini akan cukup menggangu, apalagi bentuk iklannya akan sangat mirip dengan update yang ditulis oleh rekan Facebook Anda.

Jadi bila diliat sekilas, Anda bisa saja menyangka iklan ini merupakan update dari rekan Anda. Meski demikian, Facebook menjanjikan akan melabeli "Sponsored" di iklan tersebut untuk membedakannya. Selain itu, Facebook juga tetap memberi opsi untuk menonaktifkan "update iklan" ini.

Seperti layaknya "Status Update", iklan yang disebut oleh Facebook sebagai "Sponsored Story" ini juga memiliki komponen lengkap, seperti tombol "Like" dan kolom untuk meninggalkan komentar.

Dua komponen tersebut dijadikan Facebook untuk melihat respon dari pengguna, berapa orang yang suka dengan produk/iklan tersebut dan komentar apa saja yang ditulis pengguna.

Tidak hanya dengan Listrik Untuk" Ngecas" Ponsel



Pemanfaatan Energi Gerak Roda Sepeda Sebagai Pegisi Tenaga Baterai Ponsel

Kabar baik bagi pencinta sepeda yang kini sudah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat Indonesia. Tidak hanya sebagai alat transportasi, saat ini sepeda juga bisa digunakan untuk mengisi tenaga pada baterai ponsel.

Belum lama ini Nokia meluncurkan Nokia Bicycle Charger Kit, charger yang memanfaatkan energi gerak roda sepeda. "Sepeda merupakan alat transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat di mana pun. Jadi ini hanya salah satu keuntungan dari kegiatan yang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari," ujar Andrea Facchini, Marketing Director Nokia, dalam rilisnya pada 16 Agustus 2011.

Perangkat ini terdiri dari charger dan dinamo serta dilengkapi dengan penyangga ponsel pada sepeda. Perangkat ini dapat digunakan untuk semua jenis ponsel dengan 2 mm charging jack, sehingga dapat digunakan di semua tipe ponsel Nokia.

Cara kerja alat ini adalah pengubahan energi gerak roda sepeda menjadi energi listrik oleh dinamo, kemudian diantarkan pada ponsel. Nokia mengklaim dengan bersepeda selama sepuluh menit dengan kecepatan 6,5 kilometer per jam charger ini memberikan tenaga bagi ponsel sebanyak 28 menit waktu bicara dan 37 jam waktu siaga.

Bagi Anda yang tertarik, perangkat ramah lingkungan ini telah tersedia di pasaran dengan harga ritel Rp 199 ribu.

sumber: http://www.tempo.co/hg/iptek/2011/08/17/brk,20110817-352182,id.html